Home PUBLIK A.Arif Jamaro Inisiator Pembentukan Lembaga Appasulapa Benteng Keadilan.

A.Arif Jamaro Inisiator Pembentukan Lembaga Appasulapa Benteng Keadilan.

215
0
SHARE
A.Arif Jamaro Inisiator Pembentukan Lembaga Appasulapa Benteng Keadilan.

MAKASSARGLOBAL.COM - Ketua DPC LSM GMBI Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa,H.Arifin Jamaro mengungkapkan, undang-undang pembentukan lembaga pemberantasan korupsi atau regulasi yang melatarbelakangi hadirnya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) adalah inisiasi dari pesiden keempat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Menurutnya, tokoh Nahdlatul Ulama itu memiliki komitmen kuat untuk melawan kasus korupsi di Indonesia.

Ia menceritakan, di Indonesia keinginan membentuk lembaga negara bidang pencegahan dan pemberantasan korupsi sudah ada sejak era reformasi. Menurutnya, hal itu tentu dilatarbelakangi oleh masalah korupsi yang dianggap terus-menerus merugikan negara.

Di era Gus Dur-lah kemudian inisiasi itu muncul yang akhirnya ditindaklanjuti di masa presiden setelah Gus Dur seperti  Megawati, SBY dan Jokowi. Di negara lain, seperti di Singapura, lanjut Arifin, lembaga pemberantasan korupsi sudah ada sejak tahun 1952 dan masih ada sampai kini. Termasuk di Hongkong, lembaga pemberantasan korupsi terbentuk tahun 1974 dan kini sudah menjadi lembaga negara yang membantu pemerintah dalam menyelesaikan persoalan korupsi.

Maka dari itu lahirlah pemikiran yang sangat besar untuk membentuk suatu koalisi antar lembaga Yang dinamakan FOKAL INDONESIA, Dengan motto Appasulapa Beneteng Keadilan.

“Orang-orang baik harus berkumpul dan mampu menghentikan orang-orang jahat. Karena kejahatan yang dilakukan secara terorganisir, agama kita mengajarkan itu bisa mengalahan kebenaran. Anti-korupsi adalah kebenaran, jadi mari kita berkumpul untuk mengorganisir sehingga kita bisan lawan. Karena prinspinya benar itu harus menang,” ucapnya.

Sementara itu, Penasehat  Forum Appasulapa Benteng Keadilan Muhammad Tawil MH. menuturkan, dalam persfektif ekonomi korupsi yang dilakukan penyelenggara negara telah merugikan masyarakat banyak. Sehingga sangat wajar bila Terbentuknya Appasulapa Benteng Keadilan Indonesia mengharamkan korupsi. Untuk itu kami dan beberapa lembaga LSM ormas dan media harus menjadi sosial'kontrol kasusnya tindakan korupsi harus di basmi sampai ke akar rumput.

“Karena kalau saya yang ngomong ya biasa aja pengaruhnya, tapi kalau semua lembaga berkumpul yang bersuara itu akan sangat besar pengaruhnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini kasus korupsi menjadi musuh bersama dan hal itu harus ditopang oleh regulasi yang tepat sesuai dengan keadaan yang terjadi di lapangan. Ia mengingatkan, jangan sampai ada regulasi penegakan hukum yang tidak dapat ditegakkan seperti regulasi NJOP pada bidang jual beli tanah dan administrasi secara luas.

“Teman-teman Appasulapa Benteng Keadilan yang harus akif menggaungkan transparansi,” katanya

Seperti diketahui, saat ini sedang menggalang ormas LSM dan media untuk bersatu'bersama Appasulapa Benteng Keadilan Indonesia yang akan berlangsung bulan ini, Pengurus Besar Group Media Global Indonesia G-M-G-I Maulana Ramli Yang juga hadir di markas besar GMBI,Dua lembaga itu menggelar rapat tertutup dalam membahas beberapa agenda kedepannya dalam mewujudkan kebenaran yang hakiki.

Pertemuan tertutup itu Rabu (12/01/2022). Kegiatan digelar dalam rangka penguatan pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia. Sebab, untuk melawan korupsi, lembaga negara seperti KPK tidak bisa melakukannya sendiri, butuh dukungan dari masyarakat.

Kegiatan yang dibuka Ketua LSM GMBI,H.Arifin Jamaro itu berlangsung Sangat Santai dan humanis, diisi dengan berbagai pemaparan materi lokakarya oleh Penasehat Muhammad Tawil MH, hadir pula ketua TRC Tim reaksi Cepat Muh.Rizal.SE, dan sejumlah perwakilan lembaga Sosial kontrol,"LP Rusli

Editor : Admin