Makassarglobal.com – Takalar – Rehabilitasi saat ini Puskesmas Pembantu (Pustu) Kelurahan Bajeng, kecamatan pattallassang Kabupaten Takalar, menjadi Sorotan Masyarakat dan lembaga Swadaya Masyarakat.

Pasalnya anggaran sebesar RP 125.000.000.00, yang digelontorkan Pemerintah bersumber dari APBN 2022 dianggap tidak memenuhi standar, diduga ada penyalahgunaan anggaran sehingga merugikan keuangan Negara.

Hal ini disampaikan Sudirman danker dari ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Rakyat anti korupsi (Barapi) Takalar, saat ditemui di kediamannya jum’at, 02/09/2022. dirinya mengatakan, dengan dana sebesar itu untuk rehab Puskesmas Pembantu seharusnya dapat menggunakan bahan yang berkualitas.

Dari temuan dilapangan, pemasangan atap memakai kayu lama yang sudah lapuk Serta sebagian lagi kayu bekas, Hanya sebagian saja Plafon di ganti. dirinya juga menambahkan, ” bahwa bangunan ini milik Pemerintah yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat banyak, seharusnya dibuat dengan sebaik mungkin, sehingga dapat bertahan lama dan masyarakat puas dengan hasil pembangunan yang dikerjakan.”

Dari hasil investigasi awak media dilapangan dan keterangan warga sekitar, meminta APH segera memberhentikan pekerjaan proyek Rehabilitasi yang dikerjakan CV.Anugerah Panca ini untuk diperiksa. karena kita menduga ada penyalahgunaan anggaran (mark up), nantinya berdasarkan bukti yang ada, atas nama Lembaga LSM Barisan Anti Korupsi kita juga akan segera membuat laporan tertulis yang akan kita sampaikan ke pihak yang berwajib.” jelas Sudirman danker,

Sementara itu Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Takalar, saat dikonfirmasi melalui Via Whassap beberapa waktu lalu Enggan membalas Pesan Awak media diduga menutup mata terkait Rehab pustu yang sedang dikerjakan di wilahnya.”Why,,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here