Makassarglobal.com – Takalar –

Nasib naas dialami oleh Ramli daeng Narang, warga Kaponrengan desa Lakatong kecamatan Mangarabombang kabupaten Takalar. Ramli yang masuk dalam daftar calon penerima bantuan bedah rumah BSPS tahun 2022 dari kementerian PUPR terpaksa harus gigit jari.

Hingga bantuan selesai disalurkan, Ramli yang diketahui bekerja sebagai tukang batu tak kunjung menerima bantuannya. Tim media yang mendapat kabar tersebut kemudian mencoba mengkonfirmasi pendamping, Daeng Tinggi. Ternyata seluruh kuota bantuan sudah terealisasi yang berarti dirinya tidak menerima bantuan.

” Penerima bantuan diDesa Lakatong berjumlah 5 orang dan semuanya tersentuh…” ungkap Daeng Tinggi melalu pesan apliaksi WA.

Tim media coba menemui Ramli tapi belum berhasil. Namun, orang dekat dari Ramli yang berhasil dikonfirmasi via telepon menjelaskan cukup detail mengenai persoalan Ramli tersebut.

Menurutnya, Ramli menjelaskan kepadanya bahwa awalnya saat data BNBA atau calon penerima bantuan dari Kementerian PUPR terbit, Ramli sudah ada dalam daftar tersebut dan telah disampaikan langsung oleh daeng Tinggi kepadanya. Berkasnya pun sudah diambilnya.

Pada saat Ramli melihat penyaluran material bantuan mulai dilaksanakan ke penerima lainnya, dirinya sempat bertanya kepada Daeng Tinggi soal kenapa materialnya tidak ikut diantarkan. Saat itu, Daeng Tinggi mengatakan akan segera disalurkan setelah penerima lainnya. Naas, hingga penyaluran selesai dilakukan,pihaknya tidak mendapatkan apapun, baik material maupun penyampaian penggantian namanya.

Daeng Tinggi sendiri belum menjelaskan mengenai alasan pergantian penerima bantuan tersebut. Sementara dari informasi yang peroleh, Ramli masuk kategori layak sebagai penerima bantuan BSPS tahun 2022 berdasarkan Peraturan Menteri PUPR tahun 2018 tentang BSPS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here