Makassarglobal.com – Takalar – Pemerintah setempat telah berusaha bagaimana desa punaga bisa bangkit dari masalah Abrasi. Tetapi ada oknum yang tidak bertanggung jawab telah mengambil pasir tanpa ada komunikasi terhadap pemdes punaga.

Pemdes punaga sekarang telah berusaha mencari bantuan untuk mendapatkan pemecah ombak agar pantai desa punaga yang banyak situs maupun tempat-tempat wisata yang sangat menarik, sehingga pemdes punaga tidak lagi mengizinkan masyarakat punaga untuk mengambil pasir di bibir pantai untuk mencegah terjadinya abrasi. Akan tetapi masih saja ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang ingin mencoba merusak di dusun tamalabba, desa punaga, kec.mangarabombang, kab.Takalar, Senin,03/10/2022.

Salah satu awak media telah datang ke kantor desa punaga dengan tujuan mengkonfirmasi terhadap izin pengambilan pasir di bibir pantai dusun tamalabba, namun hanya aparat desa yang dapat ditemui.

“sejauh ini kami belum pernah kedatangan tamu dari pihak tambak apalagi mereka meminta izin untuk mengambil pasir. meskipun ada pihak tambak yang datang, kami mungkin berfikir seribu kali untuk memberikan izin terkait pengambilan pasir. masyarakat saja kami Tidak berikan izin untuk mengambil pasir. apalagi kita tau dalam waktu yang dekat ini musim hujan akan tiba dan ketakutan kami adalah terjadinya abrasi apabila pasir terus diambil oleh pihak tambak dan juga masyarakat yang ada di sekitar pantai merasa takut karena rumah yang dijadikan tempat untuk pembibitan rumput laut akan kenah abrasi” tutur DN.

Lanjutnya salah satu warga ” Saya sebagai warga dusun tamalabba Sangat keberatan dengan pihak tambak yang seenaknya mengambil pasir apalagi mereka mengambil bukan sedikit dan mereka pun tidak meminta izin ke pemerintah setempat. kamipun masyarakat berhak mengambil pasir itu,tetapi kami berfikir ketika kami mengambil pasir dalam jumlah yang banyak otomatis kami sendiri yang akan merasa rugi jika terjadi abrasi di bibir pantai. sejauh ini pemerintah sudah berusaha mencari solusi agar pantai kami ini bisa di tanggul oleh pemerintah, tapi malah pihak tambak yang mau merusak. kami sebagai masyarakat meminta agar pengambilan pasir ini di hentikan” ungkapnya Mansyur dg nai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here