Makassarglobal.com – Perhelatan Open turnamen bulutangkis di Auditorium Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSA), Bali telah berlangsung 6-10 oktober 2022. Open turnamen ini mempertandingkan tunggal putra putri, ganda campuran, ganda pada kelas Umum, kelompok Remaja putra-putri dan Dosen dan Mahasiswa di Indonesia.

Khusus kategori dosen dan mahasiswa, Universitas Negeri Makassar (UNM) berhasil meraih emas untuk kategori eksekutif dan kelas prestasi dosen.
Pada kategori final eksekutif terjadi All UNM Final, pasangan Prof.Jumadi (dekan FISH) dan Prof. Arifuddin berhasil telah menjadi Juara pertama dan Prof.H. Karta Jayadi/Dr.Agus Djirong sebagai juara kedua.
Selanjutnya, pada kategori dosen prestasi juara bertahan Fajar/Syahroni dari Universitas Negeri Jakarta dikalahkan oleh pasangan Ilham/Herman Suyuti dari UNM.
Untuk kategori Mahasiswa, UNM hanya mendapat Juara ketiga single Putri dan Ganda Putra Aksa/Hafid juara ketiga karena kalah dari Pemain Undiksa.

Pada pertandingan kategori Prestasi Dosen, berlangsung seru dan saling mengejar point, bahkan menegangkan Menurut Didin Halim, yang turut menyaksikan langsung mengatakan bahwa ilham Ilo dan Hersa bermain taktik dan tenang sehingga mampu melejit di angka 20-19 diset kedua. Mereka telah menunjukkan kelasnya pada kategori prestasi Dosen dan tentu tidak mudah mengalahkan mereka yang notebene mantan pemain pelatnas dari Jakarta..ujarnya.

Hal itu juga disampaikan oleh Ishak/ Pelatih UNM bahwa tidak mudah meraih emas di turnamen ini sebab lawan dari Perguruan tinggi dari Jawa dan Club bulutangkis di Jawa dan Bali hampir semuanya ikut pada turnamen ini yang berhadiah total Rp. 388 juta.

Pada turnamen UNDIKSA open 2022, dihadiri oleh Bapak Rektor UNM Prof. Dr. Ir H. Husain Syam M.Tp. IPU. ENG. dan Ibu Dekan FIK ibu Prof. Hasmiati.

Menurut Prof. Karta Jayadi sebagi ketua Tim UNM mengatakan bahwa ajang ini bergengsi dan tentu saya bersyukur atas keberhasilan ini. Adanya motivasi yang.kuat dan arahan dari Bapak Rektor UNM membuat kita semua lebih bersemangat. Saya berharap seluruh Atlit Bulutangkis baik Dosen maupun Mahasiswa agar terus meningkatkan latihannya agar dapat mempertahankan prestasi ini, tidak mudah untuk mendapat hasil ini apalagi pesertanya berasal dari Bali, Jakarta, Surabaya, Semarang, Lampung, Jogya, pungkasnya.
Terima kasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here