Makassarglobal.com – Takalar – Polres Takalar kembali berhasil mengungkap dugaan pencurian ternak (Curnak) di Dusun Je’ne Dingin, Desa Balang Tanaya, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut).

Hal ini diketahui pada saat Polres Takalar melakukan Press riliess yang dipimpin oleh Waka Polres Takalar, Kompol H. Mustakim, S.Sos. dia mengatakan bahwa berdasarkan dengan Laporan Polisi (LP) Nomor : LP/ 60/ IV/ 2022/ Sek Polut, 16 April 2022, tentang dugaan tindak pidana pencurian pada hari Jum’at tanggal 15 maret 2022 sekira pukul 01.00 wita di Dusun Je’ne dinging Desa Balang tanaya, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut).

” Setelah itu dilakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi serta alat bukti rekaman CCTV maka Tim Reskrim Polsek Polongbangkeng Utara melakukan serangkaian proses penyelidikan sehingga diketahui dan melakukan penangkapan hari Kamis tanggal 08 september 2022 pelaku yakni insial J dan R. Ketiga pelaku tersebut telah melanggar pasal 363 dan ancaman pidana selama tujuh tahun,” ungkap Kompol H. Mustakim, Senin (10/10/2022).

Kompol H. Mustakim juga menyampaikan kronologisnya pencurian Curnak tersebut.
Dimana menurut korban, awalnya dia masukkan ternak sapi kedalam kandangnya sekitar jam 17.30 wita sebanyak tiga ekor dan dia mengikat satu ekor induk betina.

Namun sekitar jam 02.00 wita istrinya bangun dan melihat sapi yang ada dalam kandang sudah tidak ada sehingga istrinya, Nureni Daeng Ngasseng membangunkan suaminya dan mengatakan kepada suaminya bahwa sapi tidak ada dikandangnya.

Sehingga suamianya bangun dan turun dari rumah menuju kekandang sapinya. Dia melihat melihat pintu kandang sapi sudah terbuka sehingga dia masuk kedalam kandang dan sapi tersebut sudah tidak didalam kandang.

“Pada saat itu korban berteriak minta tolong dan datanglah sejumlah warga kerumah korban. Kemudian korban bersama dengan warga pergi mencari dan mengikuti jejak sapi tersebut. Kemudian menemukan dua ekor di dekat persawahan daerah Je’ne dingin Desa Balang Tanaya dan dua ekor sapi dibawa pulang kerumah oleh warga.”

“Kemudian masyarakat melanjutkan pencarian satu ekor sapi betina yang belum diketemukan dan berselang beberapa jam kemudian satu ekor sapi betina tersebut berhasil ditemukan oleh warga di daerah Panjarungan, Kelurahan Panrannuangku kemudian masyarakat membawa pulang sapi tersebut kerumah korban,”. Tutup
Kompol H. Mustakim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here