Makassarglobal.com – Takalar – Barisan Anti Korupsi Indonesia Takalar (BAKINT) menduga kuat jika dalam penyaluran bantuan stimulan perumahan swadaya atau BSPS di kabupaten Takalar tahun 2022 telah merugikan masyarakat kecil ratusan juta rupiah.

” Hitungan untuk material batu bata saja, untuk pesanan rata-rata terendah untuk rumah batu, kami duga kuat warga sudah dirugikan 900.000 rupiah per unitnya. Itu baru satu jenis material. Kita belum berbicara soal seng spandek, besi, pasir, kanal C dan yang lainnya…” ujar Bantang (25/10/2022)

Bantang lanjut menjelaskan bahwa jika nantinya penegak hukum melakukan penyelidikan dan tidak menemukan adanya kerugian negara diatas 500 juta rupiah, maka BAKINT akan mempertanyakan kapasitas kinerja dari penegak hukum itu sendiri.

” Setelah kita laporkan, pastinya akan diproses. Kami percaya dengan APH. Dan tentu kita akan kawal sampai di meja hijau, termasuk siapa aktor intelektual yang mengatur sehingga dugaan korupsi itu diduga bisa dilakukan secara sistematis. Karena toko suplier ini dan pendamping kami duga hanya pion…” Tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here