Kedai LA Managemen Menyajikan Menu dan Hiburan Walupun Tempat Sederhana dapat Menggoncang Pengunjung

Gowa, Makassarglobal.com.-“ Suasana romantis dan penuh dengan keakraban
yang sangat hangat ditengah hiruk‑pikuknya jalan poros Pallangga, Kelurahan Mangalli, Kabupaten Gowa, berdiri kedai kopi sederhana yang perlahan berubah menjadi titik temu paling hidup bagi kaum muda-mudi. walupun sederhana tapi dapat membuat para pengunjung ketagihan.

Maulana Ramli selaku pemilik, tempat ini bukan sekadar warkop biasa ia melengkapinya dengan pertunjukan musik live, sebuah ide yang seolah menemukan tempatnya tepat di sini. Meski baru buka beberapa hari, kedai ini sudah melekat kuat dalam peta pergaulan anak muda di wilayah Gowa Makassar. Sabtu, 13/06/2026

Kehadiran musik di sudut warkop membawa suasana yang berbeda. Tidak hanya untuk menyeruput kopi hangat dan minuman dingin atau berbincang santai, pengunjung pung datang untuk menikmati irama yang mengalir setiap malam.

“Hal ini ternyata menarik perhatian lebih luas, bukan hanya warga sekitar, melainkan juga nama sederet artis daerah dan ibukota yang sudah dikenal publik. Artis daerah Makassar seperti UdinLeader kerap hadir meramaikan”

Sementara nama‑nama besar dari ajang pencarian bakat Dangdut Academy Indosiar pun tak segan mampir, sebut saja Ical DA, Zahdan DA, Lidya DA, Ayu rasta KDI


dan peraih juara ke 2 DA indosiar “Ati Kodong serta masih banyak lainnya yang turut memeriahkan panggung kecil di sana.

Fenomena ini memberi pesan sederhana namun bukan berarti budaya lokal dan hiburan yang dekat dengan masyarakat tidak harus selalu hadir di gedung pertunjukan megah.

Di warkop Leaders Art Management milik Maulana Ramli, batas antara penonton dan pencipta hiburan menjadi kabur. Artis hadir bukan sekadar tampil, melainkan berbaur, anak muda tidak hanya menonton, tapi juga merasa memiliki ruang tersebut.

Bisa dikatakan, keberhasilan warkop ini dalam waktu singkat adalah bukti bahwa yang dicari masyarakat selain rasa kopi yang terjangkau adalah suasana yang hangat dan bernyawa.

Di Gowa, tepatnya di Mangalli, Maulana telah menciptakan sesuatu yang lebih berharga, ruang di mana musik, seni, dan aktivitas keseharian bertemu secara alami. Kedepannya jika terus dikelola dengan baik dan tetap menjaga keramahan khas warkop, tempat ini berpotensi menjadi ikon baru yang dapat melestarikan sekaligus menyegarkan wajah penghiburan rakyat di Sulawesi Selatan.”(Red)”

Laporan : Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *