BATAM — MAKASAAR GLOBAL – Semarak bulan kelahiran Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam terasa begitu kuat di Kota Batam. Sejumlah majelis, masjid, musholla hingga pondok pesantren menggelar peringatan Maulid Nabi sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam.
Momen Maulid Nabi tahun ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan bulan kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat persatuan dan kebersamaan berpadu dengan kecintaan umat Islam kepada Baginda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam.
Salah satu kegiatan yang mendapat antusiasme besar adalah Maulid Agung Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam yang digelar Majelis Fakhrul Wujud Batam pada 24 Agustus, dalam rangka menyambut malam 12 Rabiul Awwal. Lebih dari Seribu jamaah hadir dalam kegiatan tersebut.
Jamaah mengikuti rangkaian acara dengan penuh semangat, mulai dari bersholawat, mendengarkan tausiah hingga bersama-sama mengenang kelahiran dan kemuliaan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam.
Habib Mustofa Ulas Keistimewaan dan Kemuliaan Rasulullah
Dalam Maulid Agung tersebut, Habib Mustofa bin Abdullah Alaydrus, pimpinan Majelis Syamsi Syumus dari Jakarta, menyampaikan tausiah di hadapan para jamaah.
Dalam tausiyahnya, Habib Mustofa mengenalkan kepada jamaah berbagai keistimewaan dan kemuliaan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam. Beliau juga mengajak jamaah untuk semakin mengenal sosok Rasulullah, memperbanyak sholawat serta menumbuhkan rasa cinta kepada Baginda Nabi.
Habib Mustofa turut mengisahkan tentang detik-detik menjelang kelahiran Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam ke muka bumi. Beliau menyampaikan bagaimana Allah SWT mengatur berbagai peristiwa hingga lahirnya sosok yang menjadi kekasih Allah dan pembawa cahaya bagi seluruh umat manusia.
Dalam kisah yang disampaikan, kelahiran Rasulullah digambarkan sebagai peristiwa yang penuh keistimewaan. Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam lahir dalam keadaan sujud, dengan mata yang telah bercelak dan dalam keadaan yang penuh kemuliaan.
Peristiwa kelahiran Baginda Nabi juga disampaikan sebagai momentum luar biasa, ketika berbagai tanda kebesaran Allah terjadi. Di antaranya, berhala-berhala yang saat itu disembah oleh manusia dikisahkan mengalami kehancuran.
“Lahirlah sang kekasih, sang pembawa cahaya, Baginda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam,” menjadi inti pesan yang disampaikan dalam tausiah tersebut, menggambarkan betapa mulianya kelahiran Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam.
Allah SWT berfirman:
Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.
(QS. Al-Ahzab: 56)
Haji Yusuf: Maulid Tidak Hanya di Bulan Rabiul Awwal
Pimpinan Majelis Fakhrul Wujud Batam, Haji Yusuf, mengatakan bahwa kecintaan kepada Rasulullah tidak hanya diwujudkan pada bulan Rabiul Awwal.
“Kami merayakan dan menghadiri Maulid bukan hanya bulan 12 Rabiul Awwal. Setiap bulan, bahkan setiap minggu, kami membuat Maulid dan menghadiri Maulid di mana-mana, termasuk di luar wilayah Batam,” ujar Haji Yusuf.
Menurutnya, kegiatan Maulid menjadi salah satu sarana untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah sekaligus mengajak umat memperbanyak sholawat dan meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam.
Sejumlah Majelis dan Pesantren Turut Meriahkan Maulid. Semarak Maulid Nabi juga terlihat di berbagai tempat di Kota Batam.
Majelis Hubbu Rasul Batam pimpinan Haji Rahmat mengadakan Maulid Nabi pada 25 Agustus. Kemudian Majelis Nurul Mahabba Batam pimpinan Edi Yanata turut menggelar peringatan Maulid pada 26 Agustus.
Tidak hanya majelis, Pondok Pesantren Mafaaza Batam juga turut memeriahkan bulan kelahiran Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam bersama para santrinya.
Musholla Al Mujahidin Batam juga mengadakan kegiatan Maulid Nabi. Sejumlah majelis, musholla dan masjid lainnya di Batam turut mengambil bagian dalam memeriahkan hari kelahiran manusia mulia, Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam.
Habaib dari Berbagai Daerah Hadir di Batam
Semarak Maulid di Batam semakin terasa dengan hadirnya sejumlah habaib dari berbagai daerah.
Di antaranya Habib Mustofa bin Abdullah Alaydrus, pimpinan Majelis Syamsi Syumus dari Jakarta. Kemudian Habib Reza bin Muhsin Alhamid dari Tegal, Jawa Tengah, serta Habib Husen bin Usman Alhamid dari Makassar, bersama sejumlah habaib lainnya yang datang ke Batam untuk turut memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam.
Kehadiran para habaib dari berbagai daerah tersebut semakin menambah semarak syiar Maulid di Kota Batam.
Batam Bersholawat, Antusiasme Umat Terus Menggema
Antusiasme masyarakat Batam dalam menyambut bulan kelahiran Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam dinilai sangat luar biasa. Berbagai kegiatan Maulid menjadi momentum bagi masyarakat untuk berkumpul, bersholawat, mempererat silaturahmi serta mengenang perjuangan dan keteladanan Rasulullah.
Semangat “Batam Bersholawat” pun semakin terasa. Dari majelis hingga pondok pesantren, dari masjid hingga musholla, umat Islam bersama-sama memeriahkan bulan kelahiran manusia mulia, Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam.
Haji Yusuf mengatakan, semangat tersebut diharapkan terus berkembang dan semakin besar pada tahun-tahun mendatang.
“Insyaallah tahun depan kami akan melakukan perayaan Maulid Agung Nabi lebih meriah, lebih istimewa dan lebih besar,” ungkapnya.
Semarak Maulid di Batam bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, memperbanyak sholawat serta menanamkan kecintaan kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam dalam kehidupan sehari-hari.
(Red) RADAR NKRI – Meneropong Indonesia


















