MKS.Sul-Sel – makassarglobal.com.-“Sebuah deklarasi besar tidak pernah lahir hanya dari panggung dan seremoni. Di baliknya ada konsolidasi, komitmen, kesiapan struktur, serta kesanggupan setiap kader untuk membawa amanah organisasi hingga ke tingkat paling bawah.
Semangat itulah yang tergambar dalam rapat konsolidasi Dewan Pengurus Wilayah Partai Nasional Nusantara (DPW PNN) Sulawesi Selatan, yang digelar di Istana Bambu Pada Minggu 20/09/2026 pukul. 14:00 -hingga 17:30 wita.
Rapat tersebut menjadi bagian dari persiapan menyambut Deklarasi Partai Nasional Nusantara yang dijadwalkan berlangsung di Kota Surabaya pada 1 Oktober 2026, sebagaimana agenda yang dipersiapkan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PNN.
Pertemuan di Istana Bambu tidak sekadar menjadi ruang bertukar informasi.
Forum tersebut menjadi momentum bagi jajaran pengurus untuk membangun kesamaan langkah menghadapi agenda nasional organisasi.
Hadir dalam rapat tersebut jajaran DPW PNN Sulsel, para Ketua DPD, serta pengurus DPC PNN dari berbagai kabupaten/kota.
Agenda utama diarahkan pada pembahasan konsolidasi organisasi, kontribusi kepengurusan, kesiapan menghadiri deklarasi di Surabaya, serta komitmen bersama antara unsur DPW, DPD, dan DPC.
Di tengah dinamika persiapan menuju deklarasi nasional, konsolidasi menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa struktur organisasi tidak hanya hadir secara administratif, tetapi juga memiliki komunikasi dan koordinasi yang berjalan dari tingkat wilayah hingga kabupaten/kota.
SURABAYA MENJADI TITIK TEMU
Tanggal 1 Oktober 2026 diproyeksikan menjadi salah satu momentum penting bagi perjalanan PNN, ketika jajaran organisasi dari berbagai daerah akan berkumpul di Surabaya dalam agenda deklarasi nasional.
Bagi DPW PNN Sulsel, persiapan menuju agenda tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi internal sekaligus menyatukan persepsi mengenai kontribusi masing-masing tingkatan kepengurusan
.
Sebab sebuah organisasi politik tidak dibangun hanya oleh nama besar di tingkat pusat. Kekuatan organisasi juga sangat bergantung pada bagaimana struktur di daerah bekerja, berkomunikasi, dan menjalankan tanggung jawabnya.
Dari Istana Bambu, pembicaraan itu kemudian diarahkan pada satu pesan besar: menuju Surabaya bukan sekadar berangkat menghadiri deklarasi, tetapi membawa nama, struktur, dan komitmen PNN Sulawesi Selatan.
KONSOLIDASI ADALAH UJIAN KOMITMEN
Dalam organisasi, konsolidasi bukan sekadar agenda rutin.
Ia menjadi ruang untuk melihat sejauh mana komunikasi berjalan, bagaimana amanah organisasi dipikul, dan seberapa kuat setiap pengurus memahami tanggung jawabnya.
Karena itu, pembahasan mengenai kontribusi dan komitmen DPW, DPD hingga DPC menjadi bagian penting dalam persiapan menuju deklarasi nasional.
Istana Bambu sore itu menjadi saksi bahwa perjalanan menuju sebuah momentum nasional dimulai dari meja-meja konsolidasi di daerah.
Surabaya mungkin menjadi panggung deklarasi.
Namun sebelum panggung itu berdiri, ada kerja organisasi yang harus disiapkan.
Ada komunikasi yang harus disatukan.
Ada komitmen yang harus diteguhkan.
Dan ada amanah organisasi yang harus dijaga.
Dari Sulawesi Selatan menuju Surabaya, PNN sedang menata langkahnya—bukan hanya untuk sebuah deklarasi, tetapi untuk memastikan bahwa setiap langkah organisasi memiliki arah, struktur, dan tanggung jawab.
Oleh MZ. Nurdin Achmad
Pimpinan Redaksi


















