Dari Timur Indonesia DPW PNN Sulawesi Selatan Berlayar: Bukan Sekedar Berlayar Menuju Surabaya Tetapi Menjemput Takdir Nusantara

Oleh, MZ.Nurdin Achmad
Pimpinan Redaksi.

MKS-Makassarglobal.com.-“Makassar – Surabaya, 27 September 2026. Laut tidak pernah memisahkan Nusantara, lautlah yang justru menyatukannya. Hari ini, Tim Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasionalis Nusantara (PNN) Sulawesi Selatan melepas sauh, berlayar dari ujung Sulawesi menuju Surabaya, Jawa Timur. Tujuannya bukan sekadar sebuah kota, melainkan panggung sejarah: Acara Spektakuler Deklarasi Partai Nasionalis Nusantara yang akan di laksanakan Pada 1.Oktober 2026.

Perjalanan ini adalah filosofi itu sendiri. Jika partai lain berangkat dengan pesawat, PNN Sulsel memilih berlayar. Karena bagi orang Sulawesi Selatan, pelaut adalah guru kehidupan. Kapal Phinisin mengajarkan bahwa angin besar bukan untuk ditakuti, tapi untuk dibelah layarnya. Begitulah PNN. Partai ini lahir bukan di ruang ber-AC, tapi ditempa oleh ombak zaman. Berlayar ke Surabaya adalah napak tilas Majapahit dan Gowa-Tallo – bahwa Timur dan Barat, Sulawesi dan Jawa, adalah satu nadi dalam satu tubuh bernama Indonesia.

Surabaya dipilih bukan kebetulan. Ia adalah Kota Pahlawan, tempat darah pertama kemerdekaan tumpah. Deklarasi di sana adalah sumpah. Sumpah bahwa Nasionalisme yang diusung PNN bukan nasionalisme slogan, melainkan nasionalisme yang berdarah, yang berani mati untuk rakyat. Tim DPW Sulsel datang bukan sebagai tamu, tapi sebagai penjaga sumpah itu. Mereka membawa serta semangat _Siri’ Na Pacce_ – harga diri dan empati – dari Makassar untuk disatukan dengan semangat _Arek_ – keberanian dan kesetaraan – dari Surabaya.

Maka, pelayaran ini adalah Deklarasi sebelum Deklarasi. Di atas kapal, di tengah laut Jawa, para kader PNN Sulsel sedang mendeklarasikan kepada langit dan laut: Bahwa Partai Nasionalis Nusantara hadir bukan untuk menambah jumlah partai, tapi untuk mengembalikan ruh Nusantara. Ruh yang gotong royong, ruh yang toleran, ruh yang tidak menjual pulau demi kuasa. Surabaya menanti, Nusantara menanti. Dari Timur, cahaya itu berlayar menuju Barat, untuk kemudian menerangi seluruh penjuru Negeri.

Selamat Berlayar, Pelaut-Pelaut Nasionalis! Kencangkan Layar, Luruskan Haluan! PNN – Untuk Nusantara Yang Satu!*(Red)*

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *