Torut | MakassarGlobal.com – Pemerintah Kabupaten Toraja Utara bersama PT Toarco Jaya menggelar pertemuan guna menjalin sinergitas serta rencana peralihan pemanfaatan lahan perkebunan seluas kurang lebih 100 hektare di kawasan Pedamaran, yang selama ini dikelola perusahaan tersebut, Jumat (6/3/2026).
Pertemuan yang dihadiri Bupati Toraja Utara, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta jajaran Pemda itu juga membahas rencana pemanfaatan lahan untuk pengembangan kawasan agrowisata, yakni lapangan olahraga, taman, serta fasilitas pendukung promosi kopi Toraja.
Selain itu, turut dibahas mengenai perpanjangan kontrak kerja sama dengan PT Toarco Jaya yang disebut telah memasuki pembahasan untuk periode ketiga.
Camat Buntao’, D.T. Palimbong, yang hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa rencana ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan kawasan yang dirancang langsung oleh Pemda untuk kepentingan publik.
“Harapan pemerintah daerah, kawasan ini nantinya menjadi objek yang rancang bangunnya diinisiasi oleh Pemda dan tidak terkait dengan yayasan, tongkonan, maupun hak lainnya sehingga pengelolaannya dapat lebih optimal,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan kawasan tersebut juga diharapkan dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memperkuat promosi dan kualitas kopi Toraja di tingkat yang lebih luas.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan pihak investor diharapkan terus terjalin dengan baik sehingga dapat membuka peluang investasi baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Toraja Utara,” tutup Palimbong. (Red)
Tim Redaksi








