Warga Kelurahan Tubajeng dan Desa Tanabangka Berduka, Tokoh Masyarakat Abdul Azis Dg Bunga Tutup Usia di Usia 58 Tahun

Gowa,-MakassarGlobal.com.-“Kabar duka menyelimuti warga Lingkungan Sapaya, Kelurahan Tubajeng, Kecamatan Bajeng, serta masyarakat Desa Tanabangka, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa. Salah seorang tokoh masyarakat yang dikenal luas, Abdul Azis Dg Bunga, telah berpulang ke rahmatullah pada Selasa, 28 Juli 2026, dalam usia 58 tahun.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat yang mengenalnya. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang sederhana, ramah, rendah hati, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kehidupan sosial dan kemasyarakatan.

Suasana haru menyelimuti rumah duka. Sejak kabar wafatnya tersebar, keluarga, kerabat, tetangga, hingga masyarakat dari berbagai wilayah berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus mengiringi doa bagi almarhum.


Almarhum meninggalkan seorang istri, dua orang putri, seorang putra, serta dua orang cucu. Jenazah dishalatkan di Masjid Jami Raudha, Dusun Renggang, Desa Tanabangka, sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Tanabangka pada Rabu, 29 Juli 2026, sekitar pukul 10.30 WITA.
Ribuan pelayat dari Kelurahan Tubajeng, Desa Tanabangka, dan wilayah sekitarnya memadati area pemakaman untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang selama hidupnya begitu dekat dengan masyarakat.

Bagi warga Lingkungan Sapaya, kepergian Abdul Azis Dg Bunga merupakan kehilangan besar. Almarhum dikenal sebagai tokoh yang selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi dalam berbagai persoalan, serta aktif membantu setiap kegiatan sosial maupun keagamaan.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Dr. H. Muhammad Yahya Dg. Ngewa, salah seorang dosen di sebuah perguruan tinggi di Makassar.
“Bagi masyarakat Lingkungan Sapaya, almarhum adalah sosok panutan. Beliau selalu memberikan solusi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, baik pada acara seremonial maupun kegiatan sosial lainnya. Beliau juga kerap dipercaya menjadi protokol, khatib, serta imam masjid di Lingkungan Sapaya. Kepergian beliau bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga kehilangan besar bagi masyarakat yang selama ini menghormati dan menyayanginya. Kini yang tersisa hanyalah kenangan,” ungkapnya.

Semasa hidupnya, Abdul Azis Dg Bunga dikenal sebagai pribadi yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, kekeluargaan, serta senantiasa menjaga hubungan baik dengan siapa pun. Keteladanan, pengabdian, dan dedikasinya kepada masyarakat akan selalu dikenang oleh mereka yang pernah mengenalnya.

Keluarga besar almarhum memohon doa dari seluruh kerabat, sahabat, dan masyarakat agar segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan khilafnya, dilapangkan alam kuburnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Selamat jalan, Almarhum Abdul Azis Dg Bunga. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat, ampunan, serta menempatkan almarhum di surga-Nya. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.”(Red)”

Penulis : MZ.Nurdin Achmad.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *