Satu Dekade Detasemen Bodyguard Sul – Sel:Merawat Solidaritas,Menjaga Amanah

Sepuluh Tahun Detasemen Bodyguard Sulsel: Ketika Soliditas Diuji Waktu”

Oleh MZ.Nurdin Achmad

Pimpinan RedaksiOleh:

Gowa-makassarglibal.com-“Sepuluh tahun bukan sekadar angka dalam perjalanan sebuah organisasi. Ia adalah jejak waktu yang merekam ketekunan, kebersamaan, dinamika, sekaligus tanggung jawab untuk tetap berdiri di tengah perubahan zaman.

Semangat itulah yang terasa dalam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Detasemen Bodyguard Sulawesi Selatan, yang digelar Ketua DPP Detasemen Bodyguard Sulsel, Sakir Daeng Rappung, SH, Rabu, 16 September 2026.

Peringatan satu dekade tersebut berlangsung di Markas Besar Detasemen Bodyguard Sulsel, Jalan Tun Abdul Razak, Gowa, mulai pukul 11.00 hingga selesai.

Bagi jajaran Detasemen Bodyguard Sulsel, momentum satu dekade menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan kembali soliditas organisasi.

Bukan hanya jajaran internal yang hadir.

Sejumlah tokoh organisasi kemasyarakatan, pimpinan lembaga, awak media, serta para Ketua DPC Detasemen Bodyguard dari berbagai wilayah Sulawesi Selatan turut menyaksikan momentum tersebut.

Hadir di antaranya Ketua DPW Jo’jo Batara Sulsel Kapten Herianto, Ketua Srikandi Lembaga Monta Basi Celebes (LMBC) Gowa Asriani Siang, Ketua DPW Ormas Kiwal Garuda Hitam Sulsel Irwan Nurdin, Ketua YBHI KOMPAK Ahmad Rana, sejumlah awak media, para Ketua DPC Detasemen Bodyguard se-Sulawesi Selatan, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Kehadiran lintas organisasi tersebut memperlihatkan bahwa peringatan satu dekade tidak hanya menjadi agenda seremonial internal, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antarelemen masyarakat dalam membangun komunikasi dan kebersamaan.
Satu Dekade, Satu Komitmen
Di balik kemeriahan perayaan, tersimpan pesan penting tentang perjalanan sebuah organisasi.
Sepuluh tahun tentu menghadirkan berbagai dinamika.

Namun, keberlangsungan sebuah organisasi sangat ditentukan oleh kemampuan menjaga komunikasi, membangun kepercayaan, dan merawat kebersamaan di antara para anggotanya.

Karena itu, HUT ke-10 Detasemen Bodyguard Sulsel menjadi momentum untuk melihat perjalanan tersebut bukan sekadar sebagai perayaan, melainkan sebagai bagian dari evaluasi dan peneguhan komitmen organisasi ke depan.

Suasana acara semakin semarak dengan kehadiran artis daerah Makassar, Udhin Leaders, yang menghibur para tamu undangan.

Di sekitar lokasi kegiatan, sejumlah karangan bunga ucapan selamat juga tampak menghiasi suasana perayaan. Salah satunya datang dari Bupati Gowa, Dr. Hj. Sitti Husniah Talenrang.

Karangan bunga tersebut menjadi bagian dari suasana peringatan satu dekade yang berlangsung penuh keakraban.

Ketika Organisasi Memasuki Babak Berikutnya
Satu dekade adalah batas waktu yang cukup panjang untuk menilai sebuah perjalanan.

Namun, bagi sebuah organisasi, usia bukanlah tujuan akhir.

Justru setelah melewati sepuluh tahun, tantangan berikutnya adalah bagaimana menjaga eksistensi, memperkuat struktur, membangun solidaritas, serta memastikan setiap amanah organisasi dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Peringatan HUT ke-10 Detasemen Bodyguard Sulsel akhirnya bukan hanya tentang mengenang perjalanan masa lalu.

Ia menjadi penanda bahwa sebuah organisasi masih memiliki ruang untuk terus tumbuh, berbenah, dan menatap masa depan.

Sebab pada akhirnya, organisasi yang kuat bukan hanya dibangun oleh nama besar, tetapi oleh orang-orang yang mampu menjaga kepercayaan, merawat persaudaraan, dan mempertanggungjawabkan amanah yang diberikan kepadanya.
Sepuluh tahun telah berlalu.

Perjalanan berikutnya akan menjadi halaman baru—tentang bagaimana Detasemen Bodyguard Sulawesi Selatan menjaga soliditas, memperkuat kebersamaan, dan membuktikan bahwa waktu tidak hanya mengukur usia sebuah organisasi, tetapi juga menguji keteguhan nilai yang dipegangnya.
“(Red)”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *