Jakarta,-makassarglobal.com.-“Mantan Direktur Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Jurnalis Online Indonesia (JOIN) periode 2018–2025, Dr. Zulkarnain Hamson, resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Pengembangan Bisnis PT Napoleon Hill Indonesia (NHI). Pengangkatan tersebut efektif berlaku sejak 7 Juli 2026 sebagai bagian dari strategi perusahaan memperkuat ekspansi pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.
Keputusan tersebut diumumkan secara resmi melalui surat keputusan manajemen yang ditandatangani Chief Executive Officer (CEO) PT Napoleon Hill Indonesia, Dato Mohammad Azhar Abdullah, di Jakarta, Senin (20/7/2026). Dalam keputusan tersebut, Dr. Zulkarnain Hamson ditetapkan sebagai Business Development Director yang akan memimpin pengembangan jejaring kemitraan, inovasi bisnis, serta perluasan program pelatihan dan kepemimpinan di berbagai wilayah Indonesia.
Napoleon Hill Indonesia (NHI), yang juga dikenal sebagai NapHill Indonesia, merupakan pemegang lisensi resmi The Napoleon Hill Foundation. Lembaga ini berfokus pada pendidikan, pelatihan, dan pengembangan karakter kepemimpinan melalui penerapan 17 Principles of Success, yang bersumber dari karya klasik Napoleon Hill, Think and Grow Rich, salah satu buku pengembangan diri paling berpengaruh dalam sejarah.
CEO PT NHI, Dato Mohammad Azhar Abdullah, menjelaskan bahwa proses rekrutmen Dr. Zulkarnain sebenarnya telah direncanakan sejak tahun 2021. Namun, implementasinya mengalami penundaan akibat situasi sosial dan ekonomi yang dipengaruhi pandemi Covid-19.
“Pelatihan kami menggunakan metodologi yang diadaptasi dari buku klasik karya Napoleon Hill, Think and Grow Rich. Saat ini kami juga telah membangun jaringan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia,” ujar Dato Azhar melalui sambungan WhatsApp.
Menurutnya, pengangkatan Dr. Zulkarnain merupakan langkah strategis dalam memperkuat visi perusahaan untuk menghadirkan pendidikan kepemimpinan dan pengembangan diri yang mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Kami menilai Dr. Zulkarnain memiliki kapasitas akademik, pengalaman profesional, integritas, serta rekam jejak yang memenuhi kriteria yang dibutuhkan perusahaan. Kehadirannya diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan Napoleon Hill Indonesia sekaligus memperluas manfaat program-program kami bagi masyarakat,” Pungkasnya.
Azhar menambahkan bahwa Dr. Zulkarnain dikenal sebagai akademisi sekaligus mantan jurnalis yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan pendidikan, kepemimpinan, dan pembangunan generasi muda. Pengalaman lintas profesi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat strategi pengembangan bisnis perusahaan.
Selama ini, Napoleon Hill Indonesia telah didukung oleh sejumlah akademisi, praktisi, dan instruktur nasional serta menjalin kemitraan dengan berbagai institusi pendidikan di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Ke depan, perusahaan menargetkan perluasan jejaring ke berbagai wilayah Indonesia.
“Kami optimistis dapat melahirkan lebih banyak pemimpin, profesional, dan wirausahawan yang berkarakter, berprestasi, serta memiliki orientasi pada kesuksesan yang bermakna,” ujar Azhar.
Sementara itu, Dr. Zulkarnain Hamson mengungkapkan bahwa keputusan menerima amanah tersebut didasarkan pada kesamaan visi antara dirinya dan Napoleon Hill Indonesia dalam membangun kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
Menurutnya, secara historis Napoleon Hill merupakan seorang jurnalis profesional yang kemudian berkembang menjadi pemikir, penulis, dan motivator dunia di bidang pengembangan kepemimpinan dan kewirausahaan.
“Saya mempertimbangkan tawaran ini selama hampir tiga tahun. Setelah melalui berbagai pertimbangan akademik dan profesional, saya memutuskan untuk bergabung karena memiliki kesamaan visi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan dan pengembangan karakter,” ungkap Dr. Zulkarnain.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan bertemu dengan pimpinan universitas tempatnya mengabdi sebagai dosen untuk menyampaikan penugasan barunya di Napoleon Hill Indonesia. Menurutnya, tidak terdapat konflik kepentingan karena kedua institusi sama-sama bergerak dalam bidang pendidikan dan pengembangan kapasitas manusia.
Sebagai bagian dari agenda ekspansi nasional, Napoleon Hill Indonesia menargetkan pembukaan jaringan pelatihan di kawasan Indonesia Timur mulai Agustus 2026. Wilayah prioritas meliputi Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Kalimantan, Papua, hingga Nusa Tenggara.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas akses pendidikan kepemimpinan dan pengembangan karakter bagi masyarakat Indonesia, sekaligus memperkuat ekosistem pembangunan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.Tandasnya.”(Red)”
Editor : MZ.Nurdin Achmad.
Laporan : Redaksi.















