MKS-makassarglobal.com.-“2 November 2026 — Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 4 Edisi Agustus – Oktober 2026 resmi menerbitkan artikel ilmiah berjudul _“Konstruksi Akurasi Berita Berdasarkan Empat Fakta: Studi Forensik Jurnalistik Mengenai Kontroversi Ijazah Presiden Joko Widodo”_.

Artikel ini ditulis oleh tim peneliti lintas perguruan tinggi di Makassar, yakni “Zulkarnain Hamson (Universitas Indonesia Timur/UIT Makassar), Muhammad Idris (Universitas Muslim Indonesia/UMI Makassar), Raidah Intisar (Universitas Islam Makassar/UIM), dan Silahuddin Genda (Universitas Fajar/UNIFA Makassar)”. Zulkarnain Hamson bertindak sebagai penulis koresponden.

Penelitian ini menguji konsep *Empat Fakta Berita* yang dirumuskan Zulkarnain Hamson dalam buku _Forensic Journalism: Dissecting News Facts (2023a)_, yaitu fakta empiris, fakta publik, fakta psikologis, dan fakta opini. Dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis isi, penelitian ini menjadikan kontroversi ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (2024-2026), sebagai studi kasus.

“Hasil penelitian menunjukkan:”
“1. Fakta Empiris” terverifikasi kuat melalui pengujian laboratorium forensik Puslabfor Polri.
“2. Fakta Publik” menunjukkan polarisasi masih berlangsung di ruang publik meski sudah ada verifikasi forensik.
“3. Fakta Psikologis” terlihat dari ekspresi langsung Joko Widodo, para pelapor, dan alumni Universitas Gadjah Mada.
“4. Fakta Opini” hadir lewat opini ahli, opini pengalaman, dan opini wajib yang memperkaya perspektif berita.

Kesimpulan utama penelitian menegaskan, berita yang memuat keempat fakta secara lengkap dan disusun dengan koherensi logis akan menghasilkan pemberitaan yang akurat, kontekstual, humanis, dan kritis. Sebaliknya, jika satu atau lebih fakta tidak hadir, berita berpotensi bias dan menyesatkan.
“Di era disinformasi, jurnalis tidak cukup hanya mengutip satu sumber. Akurasi harus dibangun dari kelengkapan empat fakta,” ujar Zulkarnain Hamson, penulis koresponden.
Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi jurnalis, redaksi, akademisi, dan mahasiswa ilmu komunikasi dalam membangun standar baru pemberitaan yang lebih akurat dan berimbang.”(Red)” MZ.NA.
“Narahubung:
Zulkarnain Hamson
Email: zulkarnain.hamson@uit.ac.id
Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar


















