Innalillahi Wainnailaihi Illahi Rajiun” “Berita Duka Datang Dari Kalangan Artis Lokal” Amran Adam Artis Lokal Bajeng Barat Berpulang”

Bajeng Barat, Gowa -makassarglobal.com.-“Kabar duka menyelimuti masyarakat lokal, khususnya wilayah Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa.

Telah berpulang ke Rahmatullah, salah satu Artis Lokal kebanggaan kita, “Amran Adam”, pada “Sabtu, 24 Oktober 2026”.

Almarhum adalah “putra bungsu dari 7 bersaudara”. Anak terakhir yang selama ini menjadi kebanggaan dan penghibur keluarga besarnya.

Sebagai anak bungsu, beliau dikenal sebagai sosok yang paling dekat dengan orang tua, paling disayang kakak-kakaknya, dan paling sering membuat keluarga tertawa. Kini tawa itu telah berhenti. Rumah yang dulu ramai oleh canda sang bungsu, kini hanya menyisakan sepi dan air mata.

Kepergian almarhum meninggalkan kesan yang begitu menyayat hati bagi masyarakat lokal, khususnya warga Desa Borimatangkassa, Kecamatan Bajeng Barat.

Bagi warga Borimatangkassa, Amran Adam bukan sekadar nama. Beliau adalah seniman kampung yang suaranya, candanya, dan karyanya sudah melekat di hati penggemarnya. Di setiap panggung hajatan, di setiap acara kampung, selalu ada tawa dan hiburan yang beliau hadirkan. Kini panggung itu sepi, tapi kenangannya tidak akan pernah sepi.

Suasana rumah duka di Desa Borimatangkassa pun dipadati oleh para penggemarnya yang hadir memberi penghormatan terakhir. Mereka datang bukan hanya sebagai penonton, tapi sebagai keluarga. Ada yang datang dengan mata berkaca-kaca, ada yang datang dengan doa di bibirnya, semua ingin mengantarkan sang seniman untuk terakhir kalinya.

Almarhum dimakamkan pada “Minggu, 25 Oktober 2026”, diiringi doa dan tangis dari keluarga, kerabat, rekan seniman, dan masyarakat yang mencintainya. Enam kakak kandungnya mengantarkan sang bungsu ke tempat peristirahatan terakhirnya dengan hati yang hancur, karena yang pergi adalah adik yang paling mereka sayangi.

Sungguh, seniman itu tidak pernah benar-benar mati. Raganya boleh terkubur, tapi karyanya akan terus hidup, suaranya akan terus terngiang, dan namanya akan terus disebut di setiap panggung Bajeng Barat.

Selamat jalan, Amran Adam.
Selamat jalan sang seniman lokal, sang putra bungsu kebanggaan keluarga. Terima kasih sudah menghibur kami, sudah membuat kampung ini tertawa, sudah membuat Bajeng Barat dikenal lewat karyamu.

Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya, mengampuni segala dosa-dosanya, melapangkan kuburnya, dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya.

Untuk keluarga yang ditinggalkan, terkhusus untuk orang tua dan 6 kakak kandungnya, semoga diberi ketabahan dan keikhlasan.

Mari kita kirimkan Al-Fatihah untuk almarhum.”Al-Fatihah…”-(Red)”

Laporan : Tim Media.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *