Sesosok Putra Langka Hidup Tanpa Konsumsi Nasi Hanya Konsumsi Makana Ringan bisa tumbuh Besar.

Kisah Nyata.

Gowa,-makassarglobal.com.-“Di Dusun Renggang Desa Tanabangka kecamatan Bajeng Barat Kabupaten Gowa Hiduplah sala satu Anak Laki Laki yang Bernama Nurahmat Hidayat.16 Tahun Putra ke tiga dari Empat Bersaudara.dari hasil buah perkawinan Pasangan Junaidin Siantang.48 tahun Dan Samriani Dg kanang.44 Tahun.
Warga Kompleks Raudah Dusun Renggang Desa Tanabangka.

Kepada Media ini, Junedin Dg Siantang Menyampaikan, bahwa Putranya yang satu ini. Sejak balita Hingga ia tumbuh besar sampai kini ia berusia 16 putranya yang bernama Nur Rahmat Hidayat tidak sama dengan tiga saudaranya, yang mengkonsumsi nasi dang lauk pauk hasil masakan sang ibu. Tapi Nurrahmat Hidayat yang di selalu di sapa Dayat, hanya mengkonsumsi Krupuk balado yang di jual bebas dan krupuk adalah makanan ringan yang selalu di konsumsi oleh anak anak balita. Boca dan para remaja.

Tapi Si Dayat justru jadi makan pokok. Tanpa konsumsi makanan, seperti nasi dan lauk pauk, ikan daging.
Baginya hanyalah krupuk suda kenyang dan tak banyak uring uringan.
Sudah berbagai obat nasfsukan yang di berikan oleh orang tuanya tapi tidak membuahkan hasil. Bahkan medispun di tempuh itupun juga hasilnya nihil.

Karena sudah berbagai usaha agar putranya dapat mengkonsumsi makanan yang bergizi meharap tubuhnya sehat dan kuat, tapi semua usahan sia sia dan tak membuahkan hasil.

Sehingga Ia memutuskan dan berpasrah ke pada Allah lalu ia biarkan dan tidak memaksakan si Dayat untuk nengkosumsi nasi dan lauk layaknya dengan tiga saudaranya.

Namun kekesalan Sang ayah dan sang bunda di jawab dengan hasilnya si hidayat hidup dan tumbuh besar sejak balita hingga usiab16 tahun Dayat Hidup sehat layaknya Tiga saudaranya.ia jarang sakit tak pernah ngeluh. Fisiknya kuat kini Dayat. Sudah duduk di bangku kelas (Tiga)SMP Negeri Dua Bajeng Barat. ia Tampil sehat dan cerdas. Dan suka ikut bantu muntir yang giat memperbaiki kendaraan Mobil Dam Truk.
Imbuhnya.”Red”.

Penulis : MZ.Nurdin Achmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *