Tim Ekspedisi Patriot Unhas Tim 18 Gelar Lokakarya II Rumuskan Tata Kelola Weri-Saharey

Fafak – makassarglobal.com.-“Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Hasanuddin Tim 18 menggelar Lokakarya II di SD Inpres Weri, Minggu (1/11/2026). Kegiatan ini mengusung tema perumusan struktur dan SOP Forum Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi Weri-Saharey, serta pokok kesepakatan bersama Petuanan Ati-Ati dengan Pemerintah Kabupaten Fakfak. Lokakarya ini melanjutkan rangkaian pendampingan kolaboratif untuk membangun pengelolaan kawasan yang berkelanjutan.

Lokakarya dipimpin langsung Ketua TEP Tim 18 Unhas, Dr. Andi Lukman Irwan, http://S.IP., http://M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan lokakarya bukan sekadar pertemuan formal, melainkan ruang bersama untuk merumuskan aturan main yang lahir dan dimiliki bersama oleh masyarakat. “Forum tata kelola kawasan hanya akan berjalan baik jika dirancang bersama oleh masyarakat adat dan pemerintah,” ujarnya. Peserta diajak menyusun kerangka kelembagaan forum, mulai dari struktur keanggotaan hingga mekanisme kerja.

Untuk memperkaya pembahasan, panitia menghadirkan enam narasumber dari sisi akademik, kebijakan, dan kearifan lokal: Lud Masrur Kamudi, http://S.IP., http://M.Si.; Liza Neirazari, S.T., M.T.; Saharuddin, http://S.IP., http://M.Si.; Marten Sutadi Fuad; Barnabas Bahamba; dan Rafles Gwas Gwas. Lud Masrur menekankan pentingnya struktur forum yang jelas dan inklusif agar keputusan mencerminkan kepentingan bersama, sementara Liza Neirazari menyoroti penataan ruang yang berorientasi keberlanjutan.

Dari aspek regulasi, Saharuddin mengingatkan agar SOP yang disusun sederhana dan mudah dijalankan di tingkat kampung, bukan hanya indah di atas kertas. Marten Sutadi Fuad menekankan kekuatan kesepakatan terletak pada saling percaya antara masyarakat dan pemerintah daerah. Sementara Barnabas Bahamba menegaskan Petuanan Ati-Ati sebagai warisan leluhur yang harus tetap dihormati dalam setiap kesepakatan.

Selain SOP, peserta juga merumuskan pokok-pokok kesepakatan bersama terkait pembagian peran, hak, dan tanggung jawab semua pihak dalam menjaga kawasan. Rafles Gwas Gwas berharap masyarakat ikut menjaga hasil lokakarya agar forum yang dibentuk benar-benar hidup dan bermanfaat. Hasil Lokakarya II ini akan disempurnakan dan selanjutnya dikomunikasikan dengan Pemerintah Kabupaten Fakfak sebagai landasan tata kelola kolaboratif.”-(Red)” MZ.NA.

Laporan : Tim Redaksi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *